Hermina CSIRT Terapkan SIEM 24/7 dan Perkuat Keamanan Data Pasien

JAKARTA — Rumah Sakit (RS) Hermina resmi memperkuat benteng keamanan siber dan perlindungan data kesehatan pasien melalui implementasi sistem Security Information and Event Management (SIEM). Langkah strategis ini mencakup pengawasan infrastruktur teknologi informasi secara berkesinambungan selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
Penerapan sistem baru ini merupakan tindak lanjut langsung atas keputusan pemerintah yang tertuang dalam Surat Edaran Bersama (SEB) No. HK.02.01-MENKES-158-2026. Regulasi tersebut mewajibkan pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (Computer Security Incident Response Team / CSIRT) di setiap fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengantisipasi potensi ancaman kejahatan digital.
Departemen TI dan Bisnis Digital RS Hermina bersama Tim IT internal mengelola penuh pemantauan SIEM ini secara mandiri. Langkah tersebut diambil guna menjaga efisiensi operasional sekaligus menekan ketergantungan pada pihak ketiga tanpa mengesampingkan standar keamanan industri.
Untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan, RS Hermina menerapkan pembagian peran (role split). Tim IT RS bertugas mengelola penyediaan infrastruktur log dan pemantauan harian, sementara Tim Hermina CSIRT difokuskan pada penanganan cepat (incident response) serta investigasi forensik digital apabila ditemukan anomali sistem.
Sistem SIEM ini mengonsolidasi seluruh catatan aktivitas (log) dari server SIMRS, Rekam Medis Elektronik (RME), basis data, hingga perangkat jaringan ke dalam satu portal pusat pengawasan. Skema terpadu ini memfasilitasi deteksi dini ancaman siber secara real-time sekaligus menyediakan jejak digital (audit trail) yang akurat untuk kebutuhan audit internal maupun eksternal.
Pengelolaan seluruh aktivitas data kesehatan pasien dalam sistem ini dijamin keutuhan dan kerahasiaannya. Langkah ini sekaligus menegaskan kepatuhan RS Hermina terhadap aturan Rekam Medis Elektronik dari Kementerian Kesehatan serta Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).
Pihak manajemen memastikan seluruh proses konfigurasi dan integrasi teknis SIEM dijalankan secara bertahap oleh Tim IT RS, sehingga tidak mengganggu kualitas maupun kelancaran layanan operasional kesehatan harian kepada masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian aktivasi sistem, RS Hermina menggelar sosialisasi dan koordinasi teknis internal bagi seluruh staf IT yang dijadwalkan berlangsung secara daring pada Jumat (18/9/20).
-fkh-
